Kota ini cinta padaku. Sungguh.
Dengarkan saja riuh teriaknya setiap kali menyambutku pulang.
Dan luapan emosinya ketika aku mulai menjejakkan kaki di atasnya.
Lalu hangat napasnya saat aku membuka mataku menatapnya.
Sungguh. Kota ini cinta padaku.
Kota ini cinta padaku. Sungguh.
Dengarkan saja riuh teriaknya setiap kali menyambutku pulang.
Dan luapan emosinya ketika aku mulai menjejakkan kaki di atasnya.
Lalu hangat napasnya saat aku membuka mataku menatapnya.
Sungguh. Kota ini cinta padaku.
Sekitar 2 minggu yang lalu saya berkesempatan untuk makan siang hedon di Tesate – sebuah restoran yang berada di bawah naungan manajemen Sate Khas Senayan, yang terletak di Plaza Senayan. Selama ini sering lewat di depannya setiap kali mau nonton di XXI Plaza Senayan, tapi tidak pernah berani mampir….
Tiba-tiba ada ajakan dari klien untuk makan siang di sana, sekaligus farewell untuk salah seorang klien juga. Untuk yang penasaran seperti apa Tesate, berikut ini reviewnya!
Ambience: Hangat dan santai, dengan lampu berwarna kuning temaram. Ada sebuah sudut di mana terdapat “dapur” kecil, tempat membuat serabi solo yang manis.
Makanan: Secara umum nilainya 4 dari 5. Enak-enak semua! Masakan sayur-sayurannya, seperti tumis bunga pepaya, juga enak sekali… Sedikit pahit, tapi sangat gurih. Sate ayamnya, seperti di Sate Khas Senayan, nikmaaat… Bumbu kacangnya manisnya pas, dan daging ayamnya sangat lembut. Menu lain yang kami pesan adalah nasi tutug oncom dan tahu kipas. Awalnya saya agak skeptis dengan makanan yang satu ini, karena saya tidak pernah makan oncom seumur hidup saya. But, hey, there’s gotta be a first time for everything, no? Dan ternyata, rasanya enak! Tahu kipasnya renyah dan gurih, dengan isi udang yang besar. Nyam!
….banyak sekali hal-hal yang tiba-tiba muncul berlompatan di pikiran kita. Mulai dari bau hujan yang menyenangkan, lalu-lintas yang tidak terlalu menyenangkan, jas hujan dan payung yang harus dibawa kemana-mana, dan banjir yang kerap menjadi momok. Mungkin karena hujan adalah suatu hal yang tidak terlalu biasa di Jakarta ini.
Hujan pagi ini luar biasa derasnya. Dari jam setengah 6 pagi mulainya – di daerah Joglo, Jakarta Barat. Ketika saya dan adik saya meninggalkan rumah jam 7.15, hujan turun deras sekali. Tidak ada petir atau geludug, tapi hujan konstan derasnya. Kami sudah menduga, pasti macet. Dan, benar.
Perjalanan keluar komplek ditempuh dalam waktu duapuluhlima menit. Selepas perempatan Srengseng terlihat antrian yang tidak normal. Akhirnya kami memutuskan untuk belok kanan, mengambil jalan tikus lewat Kebayoran Lama.
Tapi apa? Ternyata jalan tersebut juga sama macetnya… Dan, tak berapa lama, sampailah kami di ruas jalan yang menurun – dan mobil di depan kami langsung putar balik. Jalanan yang menurun tersebut sudah tergenang tenggelam oleh air. Ada sebuah X-Trail yang mogok di tengah-tengah genangan tersebut…
For anyone looking for a challenge in PR industry – in a company with a fascinating dynamics and twist.

“The chance lies in the rear view mirror“
Literally translated – that’s what it says.
To make sense of what I’m saying, please imagine yourself driving a car in a very packed traffic at the rush hour in Jakarta – or any other big (Asian) cities for that matter.
So you’ve been driving for about an hour, and you have only gone 7 km from where you started off. It’s getting late and you’re hungry. You were accompanied by hundreds of other vehicles – all feeling just as tired as you are. You know you’re only 10 minutes away from home, and you really want to get home as soon as possible. You’re getting more frustrated with the traffic – it’s so packed. All the motorcycles passing you by, cutting your way forward, the car next to you is getting closer and closer to you because the two-lanes street that you’re in now started to get narrow and will soon be a one-lane street.
You start feeling competitive. You lean forward to the steering wheel. You feel like you have more control of your car. You see the left rear view mirror. And then the right. And move forward for about 50 cm. And you see the left rear view mirror. And then the right. And there it was!!! The chance!!! You have approximately 1 m between your car and the back of the car in the lane next to you but the car behind it is still 2 m behind you!!! You turned your steering wheel 180 degrees to the right and took that 3 m space!! YEEESSS!!! You can now move faster in this lane than in your previous lane!!! YEEESSS!!!
And you move another 50 cm. And another. And another.
*sigh…*
Jakarta is again shaken – literally. Two explosions occured in the strategic business district Mega Kuningan, and struck 2 hotels – Ritz Carlton and JW Marriot. So far, 4 people were reported dead and more were injured. The Indonesian TV stations, Metro TV and TV One are still trying to get the footage of the occurence, meanwhile the picture of the explosion was already out on the net, available from here. This is said to be the first picture of the explosion.

Citizen journalism on the move
Some speculations are out on Twitter, and the most popular of them is that it has something to do with the Manchester United players coming to Jakarta this weekend for a friendship match with Indonesian Soccer All Stars. We’ll wait for confirmation regarding this..
Hopefully the casualties are low… And my deepest condolences for all those who were affected by this incident…