Tag Archives: Bina Antarbudaya

Open House Bina Antarbudaya Chapter Jakarta

Standard

Buat teman-teman yang sudah cukup mengenal saya, akan tahu bahwa saya cukup fanatik sama organisasi relawan yang satu ini… :) Jadi, ini adalah salah satu kegiatan dari Bina Antarbudaya Chapter Jakarta yang akan berlangsung 3 hari lagi, yaitu Open House!!

Apa itu Open House?

Open House ini pada dasarnya adalah acara terbuka bagi umum, dimana para pengunjung bisa mengetahui dan tanya-tanya lebih jauh mengenai program yang diadakan oleh Bina Antarbudaya, negara-negara tujuannya, kegiatan yang dilakukan, dan lain-lain yang berhubungan dengan program pertukaran pelajar Bina Antarbudaya. Acara ini diadakan bersamaan dengan periode pendaftaran seleksi Bina Antarbudaya AFS, dan juga bertujuan untuk mengenalkan Bina Antarbudaya dan AFS ke masyarakat luas dan siswa-siswi SMA.

Ada apa aja di sana?

Di sana akan ada stand-stand dari negara-negara tujuan program, yaitu Amerika Serikat, Jepang, Norwegia, Jerman, Belanda, Belgia, Swiss, Perancis, dan Italia. Yang akan “berjaga” di stand adalah para returni yang baru pulang tahun lalu – jadi masih fresh! Mereka bisa memberikan pandangan tentang negara masing-masing dari perspektif mereka, jadi pengunjung bisa mengetaui sesuatu yang mungkin belum pernah diketahui sebelumnya. Melihat suatu negara tidak sebagai satu kesatuan, tapi sebagai satu kepribadian, satu keluarga. Menarik lho!

Kapan acaranya?

Acaranya akan diadakan hari Minggu, 18 April, di Auditorium Nurcholish Madjid Universitas Paramadina, jam 10-16. Petanya bisa dilihat di bagian bawah postingan ini.

Bisa daftar AFS di sini?

Bisa! Pendaftaran (pembelian formulir) dan pengembalian formulir bisa dilakukan di sini juga. Jadi, pada hari Minggu ini, semua kegiatan pembelian dan pengembalian formulir tidak dilakukan di Jln. Limau tapi di Auditorium Universitas Paramadina. Keterangan lengkap tentang pembelian formulir bisa dilihat di tautan ini.

Jadi, buat teman-teman, silakan mampir! Silakan juga dibagi informasinya jika punya adik, teman, keponakan, anak, yang masih SMA. Terbuka juga buat mahasiswa, orang tua, masyarakat umum yang ingin tahu lebih banyak tentang Bina Antarbudaya.

Sampai ketemu hari Minggu!!

Peta Universitas Paramadina:

Tinggal di luar negeri selama setahun? Ikut AFS!

Standard

Pernah dengar soal AFS? Atau, mungkin tidak terlalu yakin, pernah dengar atau tidak? Kalau begitu, read on.. :)

AFS adalah salah satu program pertukaran pelajar, dan di Indonesia AFS punya rekan namanya Bina Antarbudaya. Bina Antarbudaya punya 15 chapter di seluruh Indonesia: Banda Aceh, Medan, Padang, Palembang, Bogor, Bandung, Jakarta, Karawang, Semarang, Jogja, Malang, Surabaya, Banjarmasin, Makassar, dan Samarinda.

Setiap tahunnya, Bina Antarbudaya mengirimkan lebih dari 100 siswa-siswi SMA dari 15 chapter di seluruh Indonesia ke negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Swiss, Jerman, Italia, Perancis, Norwegia, Belanda, dan Belgia.

Nah, untuk bisa dikirim, mereka harus mengikuti serangkaian seleksi. Dan untuk tahun ini, seleksinya akan dibuka sebentar lagi! Dari tanggal 1-30 April 2010*, siswa-siswi yang duduk di kelas 1 SMA bisa mendaftar di Chapter Jakarta dan di chapter-chapter lain. Harga formulir pendaftarannya cukup murah lho, hanya rp. 35.000 saja.

Mengenai seleksi dan keterangan lengkapnya bisa dilihat di sini.

Selamat mendaftar dan good luck!!

*) tanggal pendaftaran di setiap chapter berbeda-beda, harap menghubungi chapter masing-masing secara langsung mengenai jadwal yang lebih akurat.

eX (Entertainment X’nter) and YBA Chapter Jakarta presents: eXuberant 6 – Celebrating eX 6th Anniversary, in eXuberant way!

Standard

e’X (Entertainment X’enter) dan Yayasan Bina Antarbudaya Chapter Jakarta dengan bangga mengundang kalian, the young and the restless, maupun Kakak-kakak yang berjiwa muda untuk ikut serta dalam “eXuberant 6.eXuberant Talent 101. Sharing Session”

Come and explore the world of chances, take your hobby and interest to career possibilities, and live your passion to the fullest through our options of workshop in:

  • 14 February: Photography for a living by Jerry Aurum & Reynold C.P Sumayku of NatGeo Indonesia (with hunting session for photo competition)
  • 15 February: Building Animation Character by Beng Rahardian & Firman Widyasmara
  • 16 February: Making Movies as Your Passion by Joko Anwar & Andi Bachtiar Yusuf
  • 17 February: Music Management by Dani Pete (Manajer GIGI), David Karto(demajors), & JFlow
  • 18 February: IT Digital Entrepreneur by Danny Wirianto (KASKUS), Affi Assegaf (Fashionese Daily), & Hendra Hoedojo (Think. Web); Making website for dummies on Apple by iBox
  • 19 February: Fashion Business & Beauty Clinic by Stella Rissa, LaSalle College, The FACESHOP, and The Little Things She Needs

HTM: IDR 50.000 – incl. F&B, goody bags, and seminar kit
Contact Person:

  • Wendy – 0813 10107638 – neng.wendy@gmail.com
  • Alex – 0817 0770 380 – puti.rahmasari@gmail.com
  • Anthie – 0813 80205872 – puspasari.dwiyanti@plazaindonesia.com

Limited seats, first come first serve basis. All workshop takes place at e’X Entertainment X’nter

Choose your interest and make your passion an eXuberant way of living! We’ll see you there!

on finding what’s gratifying

Standard

Four days ago my mom was giving a speech. Well, ngomel-ngomel, more like it. :) I think for her the reason was good enough, and for me the reason was good enough for her.

The reason she was upset at me was because ever since I recovered from being sick about 2 weeks ago I have not rested. Proper rest – where you just enjoy yourself, stay at home, laze around, watch DVD or read books. And that is true, I have not done that. But I don’t mind. She further argued that instead of getting a good rest I chose to volunteer. And when she said that, I knew that it was exactly that thing that triggered her ngomel-ngomel at me. Me volunteering.

Here’s about me volunteering. I started volunteering six years ago. When I started college, I started volunteering. And if people say that being in the college shape who you are and helps you build your network, well it’s true. Only in my case, it is being in the college and volunteering that shape who I have become now and help me have my current network now. So that – who I am now, I partly owe to that volunteering thing.

The reason why I am still volunteering after six years, and after I started working, is something that people who have been volunteering will understand. This is not to say otherwise, no. It’s just that I found talking and discussing about volunteering easier to others who have shared the same experience.

Each time I volunteered, I feel rewarded and worthy and it is gratifying. It is also rejuvenating. Meeting a-hundred-and-some 16-and-17-years old from different cultures are very fascinating. It refreshes you. It made you remember how it was to be 17 again, and it reminds you of what you have accidentally forget along the way throughout your almost-adult life. Things that you forget to feel and think about any longer – it comes back when you encounter these kids.

Today, I feel it again. And the tiredness and near-fatigue that I have felt for the past week was gone for a moment. I felt energized, I felt alive, I felt bright. Although it does not solve their problem, neither wipe away their worries, nor magically disappearing their fears – it was a gratifying moment… that was followed by much hopes, concerns, and wishes, from many many people. And was grounded by lots of hard work, tears, and pains. Let’s all cross our fingers for them…

*to all of you, you know who you are. thank you for what you do.Picture 2